GIIAS 2026 Sudah Selesai: Setelah SPK, Kapan Mobil Bisa Dikirim ke Luar Pulau?

Bagikan artikel:

Rangkuman : Mobil hasil SPK GIIAS 2026 baru dapat masuk proses pengiriman setelah unit dialokasikan, nomor rangka tersedia, pembayaran dan administrasi selesai, dealer memberikan release, serta dokumen kendaraan siap. Setelah itu mobil dapat dijemput menggunakan towing atau self-drive lalu disesuaikan dengan jadwal kapal RORO menuju kota tujuan.
Artikel Terakhir Diupdate Tanggal 10 Agustus 2026

GIIAS 2026 di ICE BSD City berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026. Setelah rangkaian BSD selesai, GIIAS The Series berikutnya akan berlanjut ke Surabaya pada 26–30 Agustus 2026 dan Bandung pada 9–13 September 2026.

Namun, bagi customer yang sudah menandatangani SPK selama GIIAS BSD, pertanyaan utamanya sekarang berubah.

Bukan lagi:

Mobil mana yang paling menarik?

Tetapi:

Mobil saya kapan siap dan kapan bisa dikirim?

Ini terutama penting untuk pembeli yang tinggal di luar Pulau Jawa.

Customer mungkin sudah pulang ke:

  • Balikpapan;
  • Samarinda;
  • Banjarmasin;
  • Banjarbaru;
  • Pontianak;
  • Palangkaraya;
  • Bontang;
  • atau kota lainnya.

Sementara kendaraan masih berada dalam proses dealer di Jabodetabek.

Di sinilah banyak customer mulai bingung.

Sales mengatakan:

“Unit sudah proses, Pak.”

Tetapi apa arti “proses”?

Apakah:

  • mobil sudah ada?
  • nomor rangka sudah keluar?
  • faktur sudah tersedia?
  • aksesori sedang dipasang?
  • kendaraan sudah bisa diambil?
  • atau sebenarnya masih menunggu alokasi?

Jawabannya menentukan kapan jasa pengiriman dapat mulai bekerja.


Kapan Mobil Hasil GIIAS Bisa Dikirim?

Mobil baru pada prinsipnya dapat masuk proses pengiriman setelah beberapa titik berikut terpenuhi:

  1. Unit sudah dialokasikan.
  2. Nomor rangka dan nomor mesin tersedia.
  3. Pembayaran atau pembiayaan selesai sesuai ketentuan dealer.
  4. Faktur kendaraan tersedia.
  5. Aksesori dan pemeriksaan dealer selesai.
  6. Dealer memberikan release kendaraan.
  7. Dokumen pengambilan siap.
  8. Metode pickup ditentukan.
  9. Jadwal pengiriman tersedia.

Jadi:

SPK belum otomatis berarti mobil sudah bisa dijemput.

Artikel KirimMobil.co.id mengenai dokumen pengiriman juga menegaskan bahwa SPK merupakan bukti pemesanan, tetapi belum selalu berarti unit sudah dialokasikan, faktur tersedia, atau dealer mengizinkan kendaraan keluar.


Tahap 1: Cek Status Alokasi Unit

Setelah GIIAS selesai, pertanyaan pertama kepada sales bukan:

“Kapan mobil dikirim?”

Pertanyaan pertama adalah:

“Unit saya sudah mendapat alokasi belum?”

Ada tiga kemungkinan utama.

Ready stock

Unit fisik sudah tersedia di dealer atau stockyard.

Ini kondisi paling cepat untuk menuju proses delivery.

Namun, ready stock belum tentu berarti kendaraan bisa diambil hari itu.

Masih dapat ada proses:

  • pembayaran;
  • faktur;
  • PDI;
  • pemasangan aksesori;
  • dan release.

Sudah mendapat alokasi tetapi belum tiba

Dealer sudah mengetahui unit mana yang akan diberikan kepada customer.

Nomor rangka mungkin sudah tersedia, tetapi kendaraan masih dalam distribusi.

Belum mendapat alokasi

Customer masih berada dalam antrean produksi atau distribusi.

Dalam kondisi ini, jasa pengiriman belum dapat menetapkan tanggal pickup final.

Rute dan estimasi biaya tetap bisa dipersiapkan, tetapi tanggal operasional menunggu kepastian dealer.


Tahap 2: Minta Nomor Rangka

Nomor rangka menjadi salah satu indikator paling penting bahwa transaksi sudah bergerak dari sekadar pemesanan menuju unit konkret.

Tanyakan:

“Nomor rangka unit saya sudah ada?”

Jika sudah ada, simpan datanya.

Nomor rangka nantinya digunakan untuk:

  • faktur;
  • dokumen serah terima;
  • surat kuasa;
  • BAST;
  • asuransi;
  • dan identifikasi unit saat pickup.

Artikel checklist KirimMobil.co.id juga menempatkan pencocokan nomor rangka sebagai langkah pertama sebelum kendaraan keluar dealer.


Nomor Rangka Sudah Ada, Apakah Mobil Langsung Bisa Diambil?

Belum tentu.

Nomor rangka menunjukkan identitas unit, tetapi dealer masih dapat menyelesaikan:

  • administrasi;
  • pembayaran;
  • aksesori;
  • pemeriksaan;
  • faktur;
  • registrasi;
  • dan release.

Karena itu, bedakan dua istilah:

Unit sudah dialokasikan

Mobil sudah ditentukan untuk customer.

Unit sudah release

Dealer sudah mengizinkan mobil keluar.

Untuk perusahaan pengiriman, istilah kedua yang menentukan tanggal pickup.


Tahap 3: Pastikan Pembayaran atau Leasing Selesai

Untuk transaksi tunai, dealer dapat menunggu:

  • pelunasan;
  • validasi transfer;
  • atau proses internal.

Untuk pembelian kredit, proses dapat melibatkan:

  • approval leasing;
  • kontrak;
  • DP;
  • purchase order;
  • dan pencairan.

Jangan menganggap mobil dapat keluar hanya karena DP sudah dibayar.

Dealer tetap harus mendapat persetujuan untuk menyerahkan unit.


Tahap 4: Tunggu Faktur Kendaraan

Faktur menjadi dokumen penting untuk identifikasi kendaraan baru.

Data yang perlu dicocokkan antara lain:

  • nama pembeli;
  • merek;
  • tipe;
  • warna;
  • nomor rangka;
  • nomor mesin.

Artikel dokumen KirimMobil.co.id memasukkan faktur sebagai salah satu dokumen dasar sebelum pickup kendaraan hasil GIIAS.

Jangan menunggu driver sudah di dealer baru meminta fotonya.

Lebih baik kirim faktur kepada tim pengiriman sejak tersedia agar data dapat diperiksa lebih awal.


Tahap 5: Pastikan Semua Bonus dan Aksesori Sudah Selesai

Banyak transaksi GIIAS melibatkan bonus:

  • kaca film;
  • dashcam;
  • coating;
  • body kit;
  • karpet;
  • charger;
  • atau aksesori lainnya.

Jika customer ingin semua terpasang sebelum kendaraan dikirim, proses pickup harus menunggu pekerjaan tersebut selesai.

Tanyakan kepada sales:

“Seluruh aksesori di SPK sudah selesai belum?”

Kalau belum, putuskan:

  • menunggu;
  • mobil dikirim dulu;
  • atau aksesori dikirim terpisah.

Jangan biarkan statusnya menggantung.


Tahap 6: Dealer Melakukan Pemeriksaan Sebelum Penyerahan

Sebelum release, dealer biasanya melakukan pre-delivery inspection.

Customer tetap harus melakukan pemeriksaan sendiri atau melalui perwakilan ketika kendaraan dijemput.

Periksa:

  • bodi;
  • kaca;
  • lampu;
  • velg;
  • ban;
  • interior;
  • dashboard;
  • odometer;
  • bahan bakar;
  • baterai;
  • kunci;
  • dan aksesori.

KirimMobil.co.id sudah memiliki checklist pemeriksaan mobil hasil GIIAS sebelum dikirim yang membahas inspeksi dan pencatatan kondisi tersebut secara khusus.


Tahap 7: Minta Kepastian Release Dealer

Ini titik yang sangat penting.

Tanyakan langsung:

“Apakah mobil sudah boleh diambil oleh pihak ekspedisi?”

Bukan:

“Mobil sudah ready?”

Karena “ready” dan “release” bukan hal yang sama.

Sebelum driver datang, pastikan dealer mengetahui:

  • nama perusahaan pengiriman;
  • nama driver;
  • tanggal pickup;
  • surat kuasa;
  • identitas;
  • dan metode pickup.

Jika informasi belum diteruskan ke bagian delivery atau security, driver dapat tetap tertahan meskipun sales sudah mengatakan mobil siap.


Tahap 8: Tentukan Towing atau Self-Drive

Setelah unit release, mobil perlu dibawa menuju pool atau pelabuhan.

Ada dua opsi utama.

Self-drive

Mobil dikemudikan oleh driver.

Lebih layak apabila:

  • dokumen jalan tersedia;
  • customer menyetujui;
  • kendaraan siap jalan;
  • dan efisiensi biaya menjadi pertimbangan.

Towing

Mobil dinaikkan ke armada pengangkut.

Lebih layak apabila:

  • mobil belum memiliki dokumen jalan;
  • customer ingin menjaga odometer;
  • kendaraan premium;
  • mobil ber-ground clearance rendah;
  • atau pemilik tidak mengizinkan self-drive.

KirimMobil.co.id telah membahas perbandingannya secara khusus dalam artikel towing atau self-drive mobil hasil GIIAS.


Tahap 9: Periksa STNK, Plat, STCK, dan TCKB

Mobil hasil GIIAS sering siap secara fisik sebelum STNK dan plat permanennya terbit.

Ini bukan kondisi yang aneh.

Namun, kendaraan yang belum memiliki dokumen permanen tidak boleh begitu saja diasumsikan siap digunakan di jalan.

Jika menggunakan self-drive, periksa status:

  • STCK;
  • TCKB;
  • surat jalan;
  • dan dokumen pendukung.

Jika belum tersedia, towing dapat dipertimbangkan.

Artikel dokumen pengiriman mobil hasil GIIAS ke luar pulau sudah membahas alur tersebut dan menegaskan bahwa faktur bukan pengganti seluruh dokumen legal untuk mengoperasikan kendaraan di jalan.


Tahap 10: Cocokkan Pickup dengan Jadwal Kapal

Ini kesalahan yang sering terjadi.

Dealer mengatakan:

“Besok mobil harus keluar.”

Customer kemudian baru mencari ekspedisi.

Padahal kapal tidak selalu berangkat pada hari yang sama.

Untuk pengiriman via RORO, kendaraan harus disesuaikan dengan:

  • jadwal;
  • slot;
  • cut-off;
  • dan proses penerimaan.

KirimMobil.co.id menjelaskan alurnya sebagai:

dealer → release → inspeksi → pickup → pelabuhan → RORO → pelabuhan tujuan → delivery.

Karena itu, sebaiknya perusahaan pengiriman sudah mendapatkan informasi sebelum dealer mendadak meminta kendaraan segera keluar.


Setelah Release, Berapa Lama Mobil Sampai ke Kalimantan?

Setelah kendaraan benar-benar masuk proses pengiriman, estimasi berbeda berdasarkan tujuan.

Artikel KirimMobil.co.id saat ini menggunakan kisaran sekitar:

  • Balikpapan: 5–7 hari;
  • Banjarmasin: sekitar 5–6 hari;
  • Pontianak: sekitar 5–7 hari;
  • Samarinda: dapat sekitar 7–8 hari karena ada perjalanan darat lanjutan.

Namun, ini perlu dipahami sebagai estimasi operasional, bukan tanggal jaminan.

Jadwal dapat dipengaruhi:

  • kapal;
  • antrean pelabuhan;
  • space;
  • cuaca;
  • bongkar;
  • dan delivery.

Untuk rincian gunakan berapa lama mobil hasil GIIAS sampai ke Kalimantan.


Contoh Timeline Setelah GIIAS

Misalnya customer SPK tanggal 8 Agustus.

8 Agustus

SPK selesai.

10–12 Agustus

Dealer mengonfirmasi alokasi.

13 Agustus

Nomor rangka tersedia.

14–16 Agustus

Administrasi, aksesori, dan faktur selesai.

17 Agustus

Dealer memberikan release.

18 Agustus

Pickup kendaraan.

19–21 Agustus

Unit masuk proses kapal.

Selanjutnya

Pelayaran, bongkar, dan delivery sesuai kota tujuan.

Timeline ini bukan standar pasti. Tujuannya menunjukkan bahwa ada periode dealer sebelum periode pengiriman.

Jika kendaraan inden, jaraknya dapat jauh lebih panjang.


Jangan Menghitung Lama Pengiriman dari Tanggal SPK

Ini salah satu kesalahan terbesar.

Customer menandatangani SPK tanggal 1.

Mobil baru release tanggal 20.

Kemudian sampai tujuan tanggal 27.

Customer merasa:

“Pengirimannya 26 hari.”

Padahal perusahaan pengiriman baru menerima mobil tanggal 20.

Karena itu, pisahkan:

Dealer lead time

SPK → alokasi → faktur → release.

Logistics lead time

Pickup → kapal → bongkar → delivery.

Pemisahan ini membuat ekspektasi lebih realistis dan memudahkan mengetahui titik keterlambatan.


Apa yang Harus Ditanyakan kepada Sales Hari Ini?

Untuk customer yang sudah SPK, jangan hanya follow-up:

“Gimana mobil saya?”

Gunakan pertanyaan spesifik:

Unit sudah mendapat alokasi?
Nomor rangka sudah keluar?
Faktur sudah diproses?
Aksesori sudah lengkap?
PDI selesai?
Estimasi release kapan?
Lokasi unit ada di dealer atau stockyard mana?
Kalau diambil ekspedisi, dokumen apa yang dealer minta?

Dengan pertanyaan seperti ini, status unit lebih mudah dipahami.


Apa yang Harus Dikirim ke KirimMobil.co.id?

Begitu sudah memiliki SPK, customer dapat mulai mengirim informasi berikut:

Merek dan tipe:
Varian:
Dealer:
Lokasi unit:
Kota tujuan:
Status alokasi:
Nomor rangka: Ada/Belum
Faktur: Ada/Belum
Estimasi release:
STNK dan plat: Ada/Belum
Metode pickup: Belum tahu/Towing/Self-drive
Layanan: Port-to-port/Door-to-door

Tim belum harus langsung melakukan booking final.

Tetapi rute dan kebutuhan sudah dapat dipetakan.


Jika Dealer Tidak Menyediakan Pengiriman

Tidak semua dealer menawarkan delivery antarpulau.

Beberapa hanya menyerahkan mobil di:

  • dealer;
  • stockyard;
  • atau titik tertentu di Jabodetabek.

Customer dari luar Jawa tetap dapat menggunakan perusahaan pengiriman sendiri.

Alurnya:

Dealer memberikan release → customer memberi surat kuasa → ekspedisi pickup → RORO → delivery.

Pembahasan lengkap tersedia di dealer tidak menyediakan pengiriman ke luar pulau.


Jika Mobil Masih Inden

Jangan booking armada pickup terlalu cepat.

Yang bisa dilakukan terlebih dahulu:

  • tentukan rute;
  • hitung estimasi biaya;
  • siapkan dokumen;
  • pilih towing atau self-drive;
  • dan tentukan scope delivery.

Booking final baru dilakukan ketika:

  • estimasi release lebih jelas;
  • nomor rangka tersedia;
  • dan dealer dapat memberikan tanggal penyerahan.

Dengan cara ini customer tidak perlu memulai perencanaan dari nol ketika mobil tiba-tiba ready.


Jika Mobil Sudah Ready Stock

Customer ready stock perlu bergerak lebih cepat.

Pastikan:

  1. Nomor rangka benar.
  2. Faktur tersedia.
  3. Bonus lengkap.
  4. Dealer memberikan release.
  5. Dokumen pickup tersedia.
  6. Kondisi kendaraan diperiksa.
  7. Jadwal kapal dikonfirmasi.

Jangan buru-buru mengeluarkan mobil dari dealer jika jadwal pengiriman belum jelas.

Menunggu satu atau dua hari di dealer bisa lebih baik daripada mobil keluar lalu tidak memiliki titik operasional yang tepat.


Bagaimana dengan Mobil Listrik?

Untuk EV, selain tahapan umum, periksa:

  • state of charge;
  • portable charger;
  • wall-charger accessories;
  • adaptor;
  • kartu charging;
  • dan warning indicator.

Jangan menunggu unit tiba di pelabuhan dengan baterai terlalu rendah.

Kendaraan tetap perlu bergerak untuk:

  • loading;
  • masuk kapal;
  • keluar kapal;
  • dan parkir.

Informasi model dapat dirujuk dari mobil listrik baru GIIAS 2026.


Pertimbangkan Asuransi Sebelum Pickup

Jika customer ingin perlindungan pengiriman, prosesnya sebaiknya dilakukan sebelum kendaraan dijemput.

Data yang dapat dibutuhkan:

  • tipe mobil;
  • nomor rangka;
  • faktur;
  • nilai kendaraan;
  • rute;
  • dan metode pickup.

Artikel KirimMobil.co.id mengenai asuransi menjelaskan bahwa cakupan harus mengikuti polis, termasuk nilai pertanggungan, deductible, masa perlindungan, dan pengecualian.

Gunakan asuransi pengiriman mobil hasil GIIAS sebagai internal link.


Checklist Setelah SPK GIIAS

Gunakan checklist berikut:

Dealer

  • SPK diterima
  • Pembayaran jelas
  • Status unit diketahui
  • Nomor rangka tersedia
  • Faktur diproses
  • Bonus lengkap
  • PDI selesai
  • Release dikonfirmasi

Pengiriman

  • Kota tujuan jelas
  • Towing atau self-drive dipilih
  • Dokumen pickup siap
  • BAST disiapkan
  • Asuransi dipilih
  • Jadwal kapal diperiksa
  • Data penerima tersedia

Kendaraan

  • Kondisi bodi diperiksa
  • Odometer dicatat
  • Bahan bakar/baterai dicatat
  • Kunci dihitung
  • Aksesori diperiksa
  • Foto dan video lengkap

Problem → Solusi → Dampak

Problem

Setelah GIIAS selesai, customer tidak tahu apakah mobil:

  • sudah ready;
  • sudah dialokasikan;
  • atau sebenarnya masih inden.

Customer juga tidak tahu kapan harus menghubungi perusahaan pengiriman.

Solusi

Pisahkan dua timeline:

Dealer timeline: SPK → alokasi → faktur → release.

Logistics timeline: pickup → RORO → bongkar → delivery.

Mulai konsultasi pengiriman sejak SPK, tetapi booking final menunggu release.

Dampak

Customer mendapatkan:

  • estimasi lebih realistis;
  • biaya lebih jelas;
  • dokumen lebih siap;
  • armada pickup dapat direncanakan;
  • dan risiko kehilangan jadwal kapal berkurang.

Kirim Mobil Hasil GIIAS Bersama KirimMobil.co.id

KirimMobil.co.id melayani pickup kendaraan baru dari dealer Jabodetabek menuju kota-kota di Kalimantan.

Layanan dapat meliputi:

  • pickup dealer;
  • towing;
  • self-drive;
  • kapal RORO;
  • port-to-port;
  • door-to-door;
  • dan opsi asuransi.

Alur RORO hasil GIIAS juga sudah dijelaskan secara khusus dalam kirim mobil hasil GIIAS via kapal RORO.

Customer tidak perlu menunggu kendaraan benar-benar ready untuk mulai konsultasi.

Cukup kirim:

Mobil apa → dealer mana → kota tujuan mana → estimasi unit ready kapan.

Setelah dealer memberikan release, proses operasional dapat dimulai.


Kesimpulan

GIIAS 2026 BSD sudah selesai pada 9 Agustus 2026.

Tetapi bagi ribuan customer yang sudah SPK, fase kepemilikan mobil justru baru dimulai.

Setelah SPK, pantau urutannya:

Alokasi unit → nomor rangka → pembayaran → faktur → aksesori → PDI → release dealer → pickup → kapal → delivery.

Jangan hanya menanyakan:

“Mobil saya kapan datang?”

Tanyakan status setiap tahap.

Dan bagi pembeli dari luar Pulau Jawa, jangan menunggu mobil sudah harus keluar dealer baru mencari solusi pengiriman.

Mulai perencanaan sejak:

  • dealer diketahui;
  • tipe kendaraan jelas;
  • dan kota tujuan sudah ditentukan.

Pickup final memang harus menunggu release.

Tetapi rute, biaya, dokumen, towing atau self-drive, asuransi, dan jadwal kapal dapat dipersiapkan lebih awal.

GIIAS sudah selesai. Sekarang fokusnya bukan lagi memilih mobil—tetapi memastikan mobil yang sudah dipilih benar-benar sampai ke tangan pemiliknya.


FAQ Setelah SPK GIIAS 2026

Apakah mobil bisa langsung dikirim setelah SPK?

Belum tentu. Unit perlu dialokasikan, administrasi diselesaikan, faktur tersedia, dan dealer memberikan release sebelum pickup.

Apa arti unit sudah dialokasikan?

Dealer sudah menetapkan unit tertentu untuk customer, biasanya dapat diidentifikasi dengan nomor rangka.

Apakah nomor rangka berarti mobil sudah bisa diambil?

Belum tentu. Dealer masih dapat menyelesaikan pembayaran, PDI, aksesori, faktur, dan release.

Kapan sebaiknya menghubungi jasa pengiriman?

Setelah SPK tersedia dan lokasi dealer serta kota tujuan diketahui. Booking final dapat dilakukan setelah estimasi release lebih jelas.

Apa beda ready stock dan release?

Ready stock berarti unit tersedia. Release berarti dealer sudah mengizinkan kendaraan keluar.

Jika dealer tidak mengirim ke Kalimantan, bagaimana?

Customer dapat memberikan kuasa kepada perusahaan pengiriman untuk pickup kendaraan dan mengirimnya melalui RORO atau moda lain ke tujuan.

Berapa lama mobil sampai setelah pickup?

Tergantung rute. KirimMobil.co.id menggunakan kisaran sekitar 5–7 hari untuk Balikpapan, 5–6 hari untuk Banjarmasin, 5–7 hari untuk Pontianak, dan lebih lama untuk kota lanjutan seperti Samarinda.

Apakah mobil tanpa plat dapat dikirim?

Dapat dipersiapkan. Jika menggunakan self-drive, dokumen jalan seperti STCK dan TCKB perlu diperiksa. Towing dapat dipertimbangkan bila dokumen belum siap.

Bagikan artikel: